mengurai segala kalut nan indah yang dirajut bersama
menceritakan kisah sang mentari dan sang bulan
yang memacarkan sinarnya dari kejauhan
dan melihatnya benderang
oh sang mentari
sinarmu memantul di cermin.
menyisakan silau
membuat mata ini terpejam
melihat kegelapan yang menyakitkan
membuat aku berfikir bahwa itu sakit
membuatku engan lagi melihat dirimu
tapi....
indah begitu engkau ingin meninggalkanku
memberikan sinar indah
hangat dan bergelora
saat itu aku tak ingin jauh darimu
sang rembulan
betapa halus dan indah sinarmu
lembut dan menyapa
ingin rasanya aku memelukmu
mendekapmu dalam pelukan
memberikan kehangatan di jiwa
tapi.....
begitu jauh dirimu untuk diraih
banyak ribuan kosmos kecil yang menghalangi
membuat diriku semakin sulit
bahkan memandangmu aku tak bisa
karna dirimu ditutupi bintang-bintang
aku hanya bisa melihatmu dari sini
memandang sepecik sinar yang redup
Tidak ada komentar:
Posting Komentar