Langkah kaki memijak
Kelamnya malam dalam
Genggaman sunyi
di penuhi kehampaan
Meski hati telah
menyuarakan
Lagu rindu namun kalbu
Masih tetap terasa
Segumpal kegundahan terangkai
Seruan sang anjing malam
Riuh pun kian lirih menyerukan tanya
Haruskah aksara pedih itu
Selalu tertulis dalam bait-bait Puisi
Sedangkan lentik jemari telah
Letih dalam mengaksarakan
sebuah kepiluan kalbu selama ini…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar